Bahasa IndonesiaEnglish (United Kingdom)

Kilang Tangguh Pasok Gas 160 MMSCFD ke PGN di 2012

There are no translations available.

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Jakarta - Kilang LNG Tangguh akan mulai memasok gas alam cair (Liquid Natural Gas/LNG) sebesar 160 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feed per day/MMSCFD) ke terminal LNG terapung (Floating Storage Receiving Terminal/FSRT) yang akan dibangun PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di Sumatera Utara pada tahun 2012.

Berdasarkan data BP Migas yang dikutip detikFinance, Kamis (10/6/2010) menyebutkan, pasokan sekitar 160 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feed per day/MMSCFD) atau setara 1,2 mtpa dari lapangan yang dikelola BP Indonesia itu, akan terus meningkat secara bertahap menjadi 240 MMSCFD atau sekitar 1,8 mtpa pada tahun 2016.

Data itu juga menunjukkan adanya pengalokasian LNG sebesar 160 MMSCFD dari Blok Masela milik Inpex Masela Ltd dan Energi Mega Persada mulai tahun 2018. Rencananya pengalokasian LNG dari laut  Arafura tersebut, akan digunakan untuk kebutuhan konsumen domestik yang berada di Aceh.

Sementara LNG dari kilang Bontang rencananya akan dialokasikan untuk FSRT yang akan dibangun di wilayah Jawa bagian barat dan Jawa bagian timur.

Untuk FSRT yang akan dibangun perusahaan patungan PT Pertamina (Persero) dan PGN di Jawa bagian barat akan mendapat pasokan sebesar 480 MMSCFD dari kilang Bontang mulai 2011.

Sedangkan untuk FSRT yang akan dibangun di Jawa bagian timur rencananya mendapat alokasi sebesar 240 MMSCFD mulai tahun 2014 dan akan meningkat menjadi 480 MMSCFD pada tahun 2015.

Seiring dengan peningkatan pasokan LNG dari kilang Bontang telah menyebabkan ekspor dari kilang yang berada di Kalimantan Timur ke para pembeli luar negerinya justru akan mengalami penurunan dari 480 MMSCFD pada 2011 menjadi 320 MMSCFD mulai 2016.

Terakhir Diperbaharui (Kamis, 10 Juni 2010 22:10)